Sabtu, 06 Agustus 2016

KATEGORI FOTO -Hotlens.F.C-

Hallo guys! wellcome back to my blog. Kalau kalian yang suka mampir ke blog aku pasti kalian tau banget aku kalo post itu selalu tentang Logistik, tapi sekarang aku mau post tentang hobby yang lagi aku coba pelajari lebih dalam yaitu Fotografi. So, kalo kalian udah penasaran banget silahkan di scroll yaa. Happy reading puddin=)


Kategori Foto
Fotografi

1.                           ARSITEKTUR.
Judul               : Broke White.
Lokasi             : Epicentrum, Jakarta. Indonesia




2.                           LANDSCAPE
Judul               : Hempas.
Lokasi             : Uluwatu Temple, Bali. Indonesia


 
3.                        POTRAIT.
Judul               : Think Hard.
Lokasi             : Bromo, Jawa Timur. Indonesia



4.                           MAKRO.
Judul               : Characteristic.
Lokasi             : Istana Bogor, Bogor. Indonesia




5.                        STAGE.
Judul               :
Lokasi             :



6.                           HUMAN INTEREST.
Judul               : Don’t leave me.
Lokasi             : PelabuhanSunda Kelapa, Jakarta. Indonesia



7.                           JURNALISTIK.
Judul               :
Lokasi             :





8.                           FASHION.
Judul               :
Lokasi             :




9.                           POTRET BUDAYA.
Judul               : Memuja.
Lokasi             : Uluwatu Temple, Bali. Indonesia



 
       10.          ABSTRACK.
Judul               : Mata.
Lokasi             : Pantai Sanur, Bali. Indonesia





        11.                      SPORT.
Judul               :
Lokasi             :


        12.                     STILL LIFE.
Judul               : a Dumb Technology.
Lokasi             : Kanawa CafĂ©, Jakarta. Indonesia




        13.                     WILD ANIMALS.
Judul               : Stressed Horses.
Lokasi             : Bromo, Jawa Timur. Indonesia






Done, yeayyy!! how it is guys? r u enjoying my blog today? Jadi, untuk kalian yang kayak masih bingung like "kok judul sama foto nya ga nyambung?" "judulnya maksudnya apasih?" ya pokoknya yang masih bingung-bingung gitu heheh aku bakal jelasin jadi waktu aku ngasih judul untuk foto-foto aku ini aku punya pandangan lain tentang foto aku, aku harap kalian dapat memaklumi hehe. Oiya, tetep kunjungi blog blog aku yang selanjutnya ya jangan lupa dilike. thank youuu...

Rabu, 29 Juni 2016

Apa itu Logistik?



Hallo, kali ini aku akan sharing dengan kalian tentang Logistik.
So, if you curious with this theme, stay tune;)

Logistik,

     Secara harafiah, logistik diartikan sebagai management aliran atau flow management dari suatu tempat ke tempat lain. Apa saja yang termasuk di dalamnya? Garis besar flow management meliputi aliran sumber daya dan informasi. Keduanya memiliki sub bagian yang terpisah. Sebagai contoh, aliran sumber daya meliputi energi dan manusia.

     Logistik merupakan suatu bagian dari supply chain management yang berfokus pada perpindahan barang dari tempat asal ke tempat tujuan, untuk mencapai kepuasan pelanggan.

     Definisi lain yang lebih terstruktur adalah dikemukakan oleh Bowersox (1978), yaitu:”The process of strategically managing the movement and storage of materials, part and finished inventory from supplier, between enterprise facilities, and to customers”

     Tujuan utama dari logistik adalah mengatur siklus sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi perusahaan, terutama pada efisiensi. 2 hal yang menjadi fokus utama dalam dunia logistik adalah internal logistik dan external logistik.
Keduanya mengatur aliran dan penyimpanan material dari satu titik ke titik lain dengan fungsi utama meliputi inventory management, purchasing, transportasi dan distribusi, serta warehousing.

Inventory management
Inventory management merupakan sistem pengaturan inventory dalam suatu perusahaan. Percaya atau tidak, sistem inventori yang dianut oleh suatu perusahaan dapat mencerminkan kinerja dari perusahaan tersebut. Banyak perusahaan menjadi bangkrut hanya karena perusahaan tersebut tidak dapat mengatur sistem inventori-nya. Peningkatan jumlah inventori perusahaan rentan menyebabkan munculnya dead stock. Contoh nyata, siapa tidak mengenal sepeda Federal. Pada era tahun 90an, jika orang menyebut sepeda gunung, yang terlintas dibenak mereka hanya 1 nama yaitu Federal. Bahkan jika orang pergi ke toko sepeda, ingin membeli sepeda gunung merk lain, mereka tetap menyebut, “Pak mau beli sepeda Federal merk anu”. Namun, perusahaan ini akhirnya menjadi collapse dan harus menjual aset mereka kepada salah satu kompetitor nya pada waktu itu yang masih dalam taraf berkembang, yaitu Polygon. Konon, kejatuhan pabrik sepeda terbesar di Indonesia ini dikarenakan mereka mempunyai dead stock yang terlalu banyak akibat inventory management yang kurang bagus.

Purchasing
Purchasing juga merupakan salah satu bagian dari dunia logistik. Supply barang erat kaitannya dengan kinerja pemasok, yang tercover melalui sebuah purchasing department. Kejelian seorang purchaser dalam memilih vendor, akan memberikan dampak kepada sistem logistik suatu perusahaan. Bayangkan jika vendor yang anda miliki punya sistem kerja yang amburadul. Produk yang dikirim banyak yang cacat, lead time delivery juga lama, bahkan sering terlambat. Secara otomatis, sistem logistik anda akan menjadi kacau balau. dampaknya, customer order tidak dapat terpenuhi, sehingga profit menurun.

Transportasi dan distribusi
Salah satu inti dari logistik adalah transportasi dan distribusi. Kecepatan dan ketepatan menjadi tolak ukur utama di bagian ini. Bagaimana supply bisa sampai ke tempat tujuan sesuai dengan permintaan, sehingga proses berikutnya tidak terhambat. Banyak hal yang berpengaruh dalam hal ini, mulai dari kualitas armada transportasi, kejelian dalam menentukan rute, dan juga efisiensi biaya transportasi dan distribusi. Semuanya itu akan memberikan impact terhadap kinerja logistik.

Warehousing
Warehousing atau pergudangan merupakan bagian kecil dari logistik. Termasuk di dalamnya adalah sistem penyimpanan, material handling, FIFO sistem, cross-docking dan packaging. Banyak orang menganggap sepele masalah yang satu ini, namun warehouse merupakan salah satu bagian dalam perusahaan yang menentukan kinerja dari perusahaan tersebut.

     Mengingat logistik akan selalu melibatkan unsur pemasok, manufaktur, distribusi dan para pelanggan, maka misi logistik harus dapat melaksanakan kegiatan pengiriman barang dan jasa yang diperlukan pelanggan secara efisien, adapun misi logistik yang dimaksud adalah: ( Ballou, 1992)
“The mission of logistics is to get the right goods, or services to the right place, at the right time, and in the desired condition, while making the greatest contribution to the firm”

      Secara umum kegiatan logistik terdiri dari 2 (dua) kegiatan yaitu kegiatan pergerakan (move) dan kegiatan penyimpanan (store), sehingga jika kedua kegiatan ini direncanakan dan dikendalikan secara ketat, maka masalah sistem logistik secara keseluruhan akan dapat terselesaikan dengan baik.
Dua kegiatan utama tersebut diurai menjadi beberapa kegiatan yaitu pemrosesan pesanan, transportasi, persediaan, penanganan barang, struktur fasilitas dan sistem informasi dan komunikasi. Ketujuh kegiatan itu disebut juga sebagai bauran kegiatan logistik (logistics activity mix) dimana semua kegiatan tersebut tidak dapat dihindarkan keberadaannya dalam sebuah sistem rantai pasok (Supply Chain System). 

     Dalam berbagai kegiatan organisasi yang berorientasi laba ataupun nirlaba, proses kegiatan logistik merupakan kebutuhan yang tak mungkin dihindarkan, karena akan selalu ada proses pergerakan dan penyimpanan (move and store activity). Apalagi kegiatan yang bertaraf nasional dan mendapat sorotan internasional, logistik mutlak harus mendapatkan perhatian yang serius.
Mengapa logistik penting dalam ekonomi? Transaksi dalam ekonomi menawarkan lima kegunaan utama, yaitu lokasi, waktu, jumlah, bentuk, dan kepemilikan. Tiga kegunaan pertama adalah berkaitan dengan fungsi logistik. Kegunaan bentuk adalah fungsi produksi dan kegunaan kepemilikan adalah fungsi pemasaran. Logistik memungkinkan terjadinya proses produksi dengan menyediakan bahan baku yang diperlukan. Logistik juga memungkinkan terhadinya proses pembelian degan mengantarkan produk ke tangan pengguna.
    
       Logistik memegang peranan penting dalam penentuan daya saing suatu organisasi. Daya saing dapat dilihat dari dua dimensi yaitu keunggulan nilai (pelanggan bukan membeli produk tetapi membeli nilai) dan keunggulan biaya (setiap kegiatan memerlukan biaya). Secara sederhana bila masing-masing dimensi mempunyai skala tinggi dan rendah. Maka kondisi “biasa saja” akan terjadi bila organisasi memiliki keunggulan yang rendah pada nilai dan biaya. Sementara kondisi “lebih murah” terjadi bila organisasi mempunyai keunggulan biaya. Sebuah organisasi akan disebut “lebih baik” bila mempunyai keunggulan nilai yang dapat memuaskan pelanggannya. Organisasi “unggul” terjadi bila mempunyai keunggulan yang tinggi baik pada nilai maupun biaya.

      Peran logistik dalam mencapai “lebih murah” adalah proses rekayasa ulang logistik untuk mengurangi biaya, antara lain dengan pengaturan kapasitas, skala ekonomi, logistik ramping, dan pengurangan persediaan. Strategi “lebih baik” dapat dilaksanakan dengan menggunakan keandalan dan ketanggapan yang akurat untuk menjamin pemenuhan pesanan yang sempurna. Strategi antara adalah “lebih cepat” yang dapat diwujudkan dengan melakukan pengelolaan waktu ancang antara lain dengan menggunakan peramalan dengan data yang lebih baik, optimasi antrian, produksi dan distribusi tepat waktu, dan pemilihan moda transportasi.

        Pendekatan logistik berbeda dengan pendekatan tata niaga yang lebih melihat keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Mekanisme tata niaga lebih banyak bertumpu pada pengaturan harga supaya terjadi kecocokan antara pasokan dan permintaan. Jika pasokan lebih banyak maka harga turun. Jika permintaan berlebih maka harga naik. Logistik melihat kelebihan permintaan berarti kehilangan pendapatan dan kelebihan penawaran berarti pemborosan sumber daya. Alat yang dipakai bukan hanya penyesuaian harga tetapi waktu dan kapasitas dari sistem logistik. Penyesuaian harga merupakan gejala masalah bukan solusi. Logistik membantu penggunaan sumber daya secara efisien, melakukan optimasi imbal-balik terhadap tujuan yang berbenturan, dan melakukan rancang ulang sistem logistik.

         Logistik bukan hanya terjadi di dalam organisasi tetapi juga antar organisasi yang disebut dengan rantai pasokan. Rantai pasokan adalah jaringan logistik yang saling terkait dan dikelola oleh beberapa perusahaan mulai dari titik sumber sampai pada titik penggunaan. Penerapan jaringan logistik atau rantai pasokan menuntut organisasi-organisasi terkait melakukan koordinasi mengenai prioritas pelanggan, pengendalian produksi dan pengantaran produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan pengembangan sistem informasi yang terpadu. Koordinasi antar pelaku di sepanjang rantai pasokan dapat mengurangi biaya persediaan dan pengangkutan sekaligus memperbaiki tingkat pelayanan.

Finish guys! so, do you get it? i hope you enjoyed read my blog, and see you;)

Jumat, 16 Oktober 2015

SUMMARY OF PROCUREMENTS



HELLOOO...
First of all i wanna introduce my self, my name is Rifa Oktavia AL-Zahra and this my first time writting in my blog. in this case i wanna telling about PROCUREMENT. i hope this can help u, and ejoyed it guys^^


PROCUREMENT

In this era when you all heard Procurement, maybe you can be like "What is the Procurement?" So, let me tell you about this. Procurement is the act of acquiring or buying goods and services of works from another or external source. The first thing of Procurement is the people who runs procurements must make a strategy to runs procurements, and the strategy of procurements is will be like the aim of the strategy is to ensure procurement activities are undertaken efficiently and economically whilst contributing to the realisation of the economic, social and environmental benefits as set out in the community strategy
Procurements have the 5M or the subject and object about the Procurement, the 5M is:
  • Man, man here means the people who can runs the process about the procurements
  • Money, money here means how much we will spends the modals when we doing the procurements
  • Machines, manchines here mean what the tools we will choose when we doing the procurements
  • Materials, materials here means what the material we will choose when we doing the procurements
  • Methods, methods here mean the way we will choose when we running the procurements to be better.
 Than, procurement also has a process to run properly, and the process of procurements is:
first we will make a Planning (process set organizational goals and how to achieve it)
the seconds is Organizing (the process of setting and allocation of tasks, authority and resources to achieve goals)
the thirs is Actuating (the process of moving people to be motivated to do the task)
and the last is Controling (process to ensure that the activity remains on target).
Probably the procurements procees is ENGAGEMENT, ANALIZE, STRATEGIZE, IMPLOMENT, MONITOR and if we paint the process of procurements it will be like .

      Procurement have the Principle to make the procurements better, and the principle of procurements is:
  • Efficients (The principle of efficiency in the procurement of goods and services is to use the available resources acquired goods and services in quantity, quality expected and obtained the optimum time)
  • Effective (Effective principles in the procurement of goods and services is the available resources acquired goods and services that have the highest value of the benefit.)
  • Healthy Competitions (Principles of healthy competition in the procurement of goods and services is competition among potential providers of goods and services based on ethics and procurement norms in force, not fraud)
  • Transparrants (The principle of transparency in the procurement of goods and services is the provision of comprehensive information on the rules of the procurement of goods and services to all potential suppliers of goods and services and the public interest.)
  • Accountability (The principle of accountability in the procurement of goods and services is the accountability of the procurement of goods and services to the parties concerned and society based on ethics, norms and provisions of the legislation in force.)
 And, if we talk about the part of Procurements that Procurements is devided into two categories, and the categories of Procurements is:
  1. TRADITIONALS PROCUREMENTS METHODS, is which the procurements departments and the suppliers in two different organizations.
  2. ALTERNATIVE PROCUREMENTS METHODS, is the development of the traditional procurements system that felt not longer able to keep up with technology. 
Procurement life cycle in modern businesses usually consists of seven steps:
  • Identification of Need: This is an internal step for a company that involves understanding of the company needs by establishing a short term strategy ( three to five years) followed by defining the technical direction and requirements.
  • Supplier Identification: Once the company has answered important questions like: Make-buy, multiple vs. single suppliers, then it needs to identify who can provide the required product/service (P/S). There are many sources to search for supplier and trade shows.
  • Supplier Communication: When one or more suitable suppliers have been identified, requests for quotation, requests for proposals, requests for information or requests for tender may be advertised, or direct contact may be made with the suppliers. References for product/service quality are consulted, and any requirements for follow-up services including installation, maintenance, and warranty are investigated. Samples of the P/S being considered may be examined, or trials undertaken.
  • Negotiation: Negotiations are undertaken, and price, availability, and customization possibilities are established. Delivery schedules are negotiated, and a contract to acquired
  • Supplier Liaison: During this phase, the company evaluates the performance of the P/S and any accompanying service support, as they are consumed.Supplier scorecard is a popular tool for this purpose.When the P/S has been consumed or disposed of, the contract expires, or the product or service is to be re-ordered, company experience with the P/S is reviewed. If the P/S is to be re-ordered, the company determines whether to consider other suppliers or to continue with the same supplier.
  • Logistics Management: Supplier preparation, expediting, shipment, delivery, and payment for the P/S are completed, based on contract terms. Installation and training may also be included.
  • Additional Step - Tender Notification: Some institutions choose to use a notification service in order to raise the competition for the chosen opportunity. These systems can either be direct from their e-tendering software, or as a re-packaged notification from an external notification company.

Overview

Almost all purchasing decisions include factors such as delivery and handling, marginal benefit, and price fluctuations. Procurement generally involves making buying decisions under conditions of scarcity. If good data is available, it is good practice to make use of economic analysis methods such as cost-benefit analysis or cost-utility analysis.
An important distinction should be made between analyses without risk and those with risk. Where risk is involved, either in the costs or the benefits, the concept of expected value may be employed.
Direct procurement and indirect procurement

TYPES
Direct procurement
Indirect procurement

Raw material and production goods
Capital goods and services
F E A T U R E S
Quantity
Large
Low
Low
Frequency
High
Relatively high
Low
Value
Industry specific
Low
High
Nature
Operational
Tactical
Strategic
Examples
Crude oil in petroleum industry
Lubricants, spare parts
Crude oil storage facilities
   
        Based on the consumption purposes of the acquired goods and services, procurement activities are often split into two distinct categories. The first category being direct, production-related procurement and the second being indirect, non-production-related procurement.
        Direct procurement occurs in manufacturing settings only. It encompasses all items that are part of finished products, such as raw material, components and parts. Direct procurement, which is the focus in supply chain management, directly affects the production process of manufacturing firms. In contrast, Indirect procurement activities concern “operating resources” that a company purchases to enable its operations. It comprises a wide variety of goods and services, from standardized low value items like office supplies and machine lubricants to complex and costly products and services; like heavy equipment and consulting services.
         Procurements have the keys to make the procurements runs better, is Procurements lost the on things about that the Procurement can runs well, so here the Keys of Procurement:

  • Procurement Strategy

  • Supplier Qualification Process

  • Supplier Development & Maintenance

  • Negotiation & Contract Development

After we learn about the part of procurement, here I will tell you what the purpose of procurements? The purpose of procurements is Manage the purchasing activities of the project and the life cycle of the procurement contract.

Manajemen Pengadaan Q&A

Assalamualaikum,wr,wb. Hai semuanya perkenalin nama saya Rifa Oktavia Alzahra dan biasanya sering dipanggil Rifa, oiya buat kalian ...